Selasa, 12 Februari 2019

Tugas Kuliah Simple Present

Pengertian Simple Present Tense
Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini(present)spesifikasi waktu karena terjadi pada waktu sekarang, maka pasti menggunakan kata kerja pertama (verb 1) dalam susunan kalimatnya.

Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense

Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) berupa kata kerja biasa yang menunjukkan aksi atau keadaan, atau berupa verb “to be” (is, am, are).
Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es (kecuali verb to be) khusus untuk subject berupa singular noun (seperti: Tita, book) atau third person singular pronoun (seperti: she, he, it); atau tanpa tambahan apapun untuk subject berupa plural noun (seperti: boys, men, books) atau plural pronoun (seperti: we, they), pronoun I/you, atau compound subject dengan kata hubung “and” (seperti: you and I, Rias and Yadi).
Ketika menggunakan beis digunakan pada subject berupa singular noun dan third-person singular pronounare pada plural nounplural pronoun dan you; sementara am pada I.

S (singular subject,kecuali i and you) + ( bare infinitive + -s/-es)
S (i/you/plural subject ) + verb -1(bare invite)
Menggunakan verb -1 berupa "be" ;
S+ am/is/areIs digunakan untuk singular subject kecuali ; you dan i ,are untuk you dan plural subject dan am untuk i

Perhatikan contohnya pada tabel di bawah ini :
 Subject
 Bare Infinitive
 Verb-1 
 Yanti/she/he
want 
wants 
 book
lie 
lies 
 I/you/we/they/men/you and i
work 
work 
 Yanti/she/he/it
be 
is 
 I
be 
am 
 you/we/they/men/you/ and i
be 
are 

Berikut rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif.

Rumus Simple Present Tense
Contoh Simple Present Tense
Kalimat Positif (+) :
S + verb -1/be (am/is/are
She likes eating out
The children are naughty.
kalimat negatif (-):
·         S + auxiliary (do/does) + not + bare infinitive
·         S + be (am/is/are) + not

She doesn’t like eating out
The children aren’t naughty
kalimat interogatif (?):
·         do/does + S + bare infinitive
·         be (am/is/are) + S

Does she like eating out
Are the children naughty
Pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi.

Simple Present Tense vs  Present Continuous Tense

Aktivitas atau kejadian pada simple present tense terjadi pada saat ini (present) namun tidak benar-benar sedang berlangsung seperti present continuous tense

Contoh Kalimat Simple Present Tense dan Present Continuous Tense

Simple present tense

He sleeps without a pillow

(Dia tidur tanpa bantal) 

Present continuous tense

He is sleeping without a pillow


Fungsi dan Contoh Kalimat Simple Present Tense

NO

Fungsi dan contoh kalimat simple present tense

1

Simple present tense untuk menyatakan seberapa sering suatu kegiatan terjadi (frekuensi) atau habitual action (kebiasaan). Time expression (keterangan waktu) yang sering digunakan yaitu adverbial of frequency.

adverb of frequency

·         always (selalu)
·         often (sering)
·         usually (biasanya)
·         sometimes (kadang-kadang)
·         seldom (jarang)
·         never (tidak pernah)
·         3 days a week (3 hari per minggu)
·         twice a month (dua kali sebulan)
·         8 hours a day (8 jam per hari)
·         every day (setiap hari)
·         every month (setiap bulan)
·         three times a week (tiga kali seminggu)

always come on time.
(Saya selalu datang tepat waktu.)

He sometimes hears a ringing in his ears.
(Dia terkadang mendengarbunyi dering di telinganya.)

She never cries in front of us.
(Dia tidak pernah menangis di depan kita.)

Many people work 8 hours a day.
(Banyak orang bekerja 8 jam sehari.)

They go to the gym every day.
(Mereka pergi ke gym setiap hari.)

I do the exercise three times a week to gain my muscle mass.
(Saya melakukan latihan tersebut tiga kali seminggu untuk meningkatkan masa otot.)

She sends much money to her parents in the village every month.
(Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.)

 

2

Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan)

The sun rises from the east and sets in the west.
(Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.)

Water boils at 100 degrees Celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.)

3

Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan verb be).

live in Jakarta.
(Saya tinggal di Jakarta)

She is so beautiful.
(Dia sangat cantik.)

He’s angry.
(Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang]

4

Simple present tense menggunakan stative verb untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), atau kepemilikan (possession).

She loves dancing.
(Dia suka menari.)

see tears in your eyes.
(Saya melihat air mata di matamu.)

We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.)

My brother owns a new house.
(Saudaraku memiliki rumah baru.)

 

 

5

Simple present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau eventVerb yang biasa digunakan antara lain: arrivecomeleave.

The ship leaves the harbour this night at 7 o’clock.
(Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.)

He arrives from Osaka at 1 pm.
(Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.)

The ceremony starts at nine.
(Upacara dimulai jam sembilan.)

6

Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.

 

You add a glass of coconut milk into a pan and then boil it.
(Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.)

You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)

7

Simple present tense digunakan pada conditional sentence tipe 1.

If you meet the naughty boy, your parents will be angry.
(Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.)

I will go swimming if I have free time.
(Saya akan pergi berenang jika ada waktu.)


Sumber/references : https://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-contoh-kalimat-simple-present-tense

Minggu, 27 Januari 2019

Tugas Kuliah "Sinopsis The Fault In Our Stars"

                                   The Fault in Our Stars


        Dimulai dengan kisah  remaja wanita yang bernama Hazel Grace. Dia merupakan seorang yang bertahan dari serangan kanker yang membuat paru-parunya tidak dapat berjalan normal. Hazel yang hobi  menonton reality shows di tv ini ia tidak terlalu ingin mengikuti support group , karena dia merasa dirinya tidak mengalami depresi dan orang tuanya pun menyarankan agar Hazel bisa pergi ke Support Group.

    Suatu hari di Support Group, Hazel bertemu dengan seorang pemuda yang mencuri perhatiannya. Keduanya saling tertarik satu sama lain. Pemuda itu  bernama Augustus Waters. Hazel dan Augustus saling berbicara mengenai banyak hal.

     Hazel memberikan Augustus buku kesukaannya yaitu An Imperial Affliction karya Peter Van Houten (yang diperankan oleh Willem Dafoe)Keduanya akhirnya terbawa dengan alur buku dan sangat penasaran dengan bagaimana akhir kisah dari buku itu. Buku itu memang memiliki akhir kisah yang sangat menggantung. Karena rasa penasarannya, Augustus membuat rencana agar Hazel bisa menghubungi pengarang bukunya lewat email. Di pagi hari, Hazel mendapat email balasan yang merupakan undangan agar dia bisa pergi ke Amsterdam untuk mendiskusikan akhir bukunya.

      Cerita lainnya, teman baik Augustus dan Hazel yang bernama Isaac harus kehilangan kedua matanya karena kanker. Dia memang sudah terbebas dari serangan kanker, namun harus kehilangan pacar kesayangannya yaitu Monica. Monica tidak ingin berpacaran dengan seorang pria buta.

    Kembali pada kisah cinta Augustus dan Hazel, Augustus memberikan kejutan kepada Hazel bahwa dia masih memiliki "Permintaan" (Sebuah organisasi amal akan mengabulkan satu permintaan untuk seorang anak pengidap kanker). Dia menggunakan permintaannya untuk membawanya bersama Hazel ke Amsterdam untuk menemui Peter Van Houten (pengarang buku An Imperial Affliction). Hazel sangat gembira dengan kabar tersebut, namun dia perlu meyakinkan dokter dan orang tuanya tentang kondisi kesehatannya.

    Dengan perjuangan yang sulit, mereka akhirnya bisa pergi ke Amsterdam dengan ditemani oleh Ibu Hazel. Di Amsterdam, Hazel and Augustus mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan. Mereka mendapatkan momen yang indah dan romantis disana. Tetapi semua berubah ketika mereka bertemu dengan Peter Van Houten. Peter Van Houten yang merupakan pecandu alkohol tidak memberikan tanggapan yang baik pada semua pertanyaan Hazel. Hazel yang sangat  marah memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah Peter. Namun, asisten Peter yang bernama Lidewij membawa Hazel dan Augustus untuk pergi berkeliling di Amsterdam. Mereka pergi mengunjungi Anne Frank's House, yang merupakan tempat  pertama kali Hazel dan Augustus berciuman.

     Keesokan harinya, Augustus berbicara kepada Hazel tentang penyakitnya. Dia mengatakan bahwa kanker kembali menyerang tubuhnya. Ini merupakan berita buruk sebelum kepulangan mereka ke Amerika. Sesampainya di Amerika, Augustus langsung melakukan pengobatan untuk kankernya dan menyadari bahwa dia tidak memiliki banyak waktu lagi. Ditengah kesedihan ini, Augustus meminta Isaac dan Hazel untuk membacakan pidato pemakamannya di gereja.

      Ketika Augustus meninggal, Hazel sangat kaget dan sedih. Dia menyadari bahwa bukan hanya dia yang bersedih atas meninggalnya Augustus, tetapi orang tuanya lah yang paling bersedih. Sehingga, pada pemakamannya dia memberikan pidato yang berbeda dengan sebelumnya. Di pemakanan, dia dikegutkan dengan kedatangan Peter Van Houten. Hazel berbicara dengannya dan menyadari bahwa cerita An Imperial Affliction merupakan kisah putri Peter yang meninggal karena kanker.

       Beberapa hari setelah pemakaman, Isaac memberitahu Hazel bahwa Augustus pernah menulis sesuatu sebelum dia meninggal. Hazel akhirnya berusaha untuk mencari tulisan terakhir Augustus, dia berharap itu merupakan alternatif dari akhir kisah An Imperial Affliction yang sangat dia inginkan. Dia juga menyadari bahwa ibunya mengambil kelas untuk menjadi pemimpin Support Group, sehingga setelah dia meninggal orang tuanya akan memiliki kehidupan yang lain.