CV atau curriculum vitae yang berasal dari bahasa latin yang berarti 'jalan hidup'. Itulah sebabnya di contoh CV yang benar, sebaiknya kamu tidak menuliskan riwayat atau perjalanan hidup secara panjang lebar atau bertele-tele. Kamu harus menampilkan pencapaian dan perjalanan hidup yang menunjang nilai jualmu sehingga akan dilirik perusahaan.
Berikut adalah contoh CV yang benar dan langkah untuk membuatnya yang mudah.
1. Masukkan data identitas dengan benar
Di contoh CV yang benar untuk ditulis adalah masukkan data diri atau data identitas dengan benar dan jujur. Mulai dari menulis nama panjang,alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat email, dan alamat sosial media lainnya. Pastikan bahwa sosial mediamu terlihat normal ya. Sebab bisa jadi perusahaan yang kamu tuju benar-benar melihat sosial mediamu.
Kemudian di contoh CV, deskripsikan dirimu dengan baik. Deskripsi diri ini termasuk usia, kondisi kesehatan, kemampuan berbahasa, dan sedikit menyinggung tentang pendidikan terakhir yang kamu jalani. Seperti contohnya adalah kamu berasal dari lulusan mana dengan nilai yang memuaskan.
2. Masukkan riwayat pendidikan
Riwayat pendidikan adalah hal yang penting lainnya di contoh CV. Tak perlu menulis secara urut mulai dari pendidikan di taman kanak-kanak. Cukup dari pendidikan di masa sekolah dasar, sekolah lanjutan pertama, sekolah menengah atas, dan universitas. Cantumkan pula durasi kamu menempuh pendidikan di masing-masing.
Jika kamu memiliki riwayat pendidikan informal lainnya, bisa kamu cantumkan pula di bagian contoh CV ini.
3. Jika ada, masukkan pengalaman kerja atau pengalaman berorganisasi
Jika sebelum melamar pekerjaan ini, kamu ternyata sudah memiliki pengalaman bekerja maka jangan ragu untuk menuliskan seperti yang ada di contoh CV. Tuliskan secara detail di perusahaan apa kamu bekerja, durasi bekerja, posisi, dan tingkatan atau jenjang karir yang kamu dapatkan. Meski bukan dari perusahaan besar, jangan ragu untuk menuliskannya di contoh CV.
Selain pengalaman bekerja, pengalaman dalam berorganisasi juga bisa menjadi nilai plusmu. Apalagi jika dalam berorganisasi kamu menduduki atau memegang jabatan yang cukup berharga. Tuliskan atau deskripsikan secara detail dari kegiatan yang kamu lakukan dan pengaruhnya pada pengembangan dirimu.
4. Jelaskan kualifikasi diri yang dimiliki
Selain pendidikan yang berkualitas, perusahaan juga akan melirik kualifikasi khusus yang kamu miliki. Apalagi jika kamu berhasil mencapai sesuatu berkat kemampuan tersebut. Sehingga jangan ragu untuk menuliskan di contoh CV.
5. Tuliskan keahlian pribadi yang menunjang kemampuan
Tak hanya deskripsi diri dan pendidikan, perusahaan juga ingin mengetahui pribadimu seutuhnya. Sehingga kamu bisa menuliskan atau menjelaskan keahlian pribadi yang kemudian menunjang kemampuanmu dalam bekerja. Sehingga jangan lupa untuk mencantumkannya di contoh CV.
6. Tuliskan capaian atau penghargaan yang pernah kamu raih
Jika kamu memiliki capaian khusus, maka hal tersebut adalah sebuah nilai lebih. Tuliskan capaian atau penghargaan yang pernah kamu dapatkan secara detail, termasuk di tahun berapa, di mana, dan seberapa besar pengaruhnya.
7. Tuliskan secara singkat, padat, dan jelas
Setelah kamu melengkapi contoh CV dengan lengkap, pastikan bahwa kamu bisa menjelaskannya secara singkat, padat, dan jelas. Gunakan dengan kata yang kaya makna, terdengar cerdas, dan efisien. Kemudian tuliskan setiap alur riwayat hidup dengan runtut. Termasuk di jenjang pendidikan, pengalaman kerja, atau prestasi yang pernah kamu raih. Jangan menuliskannya secara melompat-lompat.
Serta di contoh CV, jangan menggunakan nama yang berlebihan atau aneh untuk alamat email seperti celaluimuth@gmail.com.
Itulah contoh CV yang lengkap, menarik, dan mudah dibuat oleh para pemula. Selain dalam bentuk document atau dalam bentuk word, seringkali perusahaan meminta contoh CV dalam bentuk PDF. Oleh karena itu jangan lupa untuk mengonversikannya ke PDF.
Sumber : Contoh CV ©sharingkali.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar